Digerogoti Cedera, Sudah Saatnya Zlatan Ibrahimovic Pensiun?

Manajemen AC Milan mulai ketar-ketir saat melihat salah satu pemain paling berpengaruh di skuad, Zlatan Ibrahimovic kembali mengalami cedera saat menjalani tugas di Timnas Swedia. Mengingat sang pemain baru saja keluar dari ruang perawatan pasca menjalani operasi pada lututnya akhir musim lalu.

Meski lama tak memainkan sepakbola profesional, nama Zlatan Ibrahimovic tetap masuk dalam daftar pemain Timnas Swedia yang dipersiapkan untuk jeda internasional akhir Maret kemarin. Bahkan ia langsung diturunkan oleh Janne Andersson sebagai pemain pengganti di laga melawan Belgia.

Kembali menderita cedera membuat beberapa pihak merasa kalau ini jadi saat yang tepat untuk Zlatan menyudahi karir sepakbolanya. Namun, apakah gantung sepatu jadi solusi tepat? Nah, jika benar-benar pensiun, kira-kira pekerjaan apa yang tepat untuk Zlatan Ibrahimovic?

Musim 2022/23 Tak Berjalan Baik

I feel like Benjamin Button,” jawab Zlatan Ibrahimovic saat mendengar kritikan kalau dirinya sudah tua dan mulai lelah dalam bermain sepakbola. Benjamin Button sendiri merupakan tokoh fiksi yang digambarkan sebagai seorang pria yang menua secara terbalik. Makin hari pria tersebut malah makin muda. 

Meski Zlatan merasa demikian, ia tetaplah manusia biasa. Tak bisa dipungkiri, dirinya semakin tua setiap harinya. Meski Zlatan rutin berlatih fisik di gym pribadinya, semakin bertambahnya usia, kebugaran Zlatan kian menurun. Sejak bergabung dengan AC Milan, ia mulai sering dilanda cedera.

Bahkan sejak awal tahun 2020, ia lebih sering mengalami cedera daripada biasanya. Tercatat Ibra sudah mengalami 13 kali cedera yang mana masalah otot dan lutut jadi langganan pemain berusia 41 tahun tersebut.

Setelah beberapa kali mengalami gangguan pada lututnya, praktis musim 2022/23 Zlatan di Milan diperkirakan bakal tak berjalan baik. Dan benar saja, pada akhir musim lalu ia memutuskan untuk menjalani operasi di bagian lututnya, Zlatan harus absen selama kurang lebih enam bulan untuk pemulihan.

Penyerang tim nasional Swedia itu baru kembali berlatih bersama skuad utama Milan pada awal bulan Februari 2023. Bahkan ia baru bisa melakukan laga comeback-nya pada akhir Februari ketika Milan mengalahkan Atalanta dengan skor 2-0.

Kenapa Nggak Pensiun Aja?

Meski sudah lama absen, pelatih tim nasional Swedia tak mengubah keputusannya untuk tetap memasukan nama Zlatan Ibrahimovic ke skuad Swedia yang dipersiapkan untuk Kualifikasi Euro 2024 Maret lalu. Baru pulih, Zlatan langsung bergabung dengan skuad Swedia.

Nah, ketika membela Timnas Swedia itulah Ibra kembali mengalami cedera otot. Situasi ini memunculkan kekhawatiran di benak manajemen AC Milan. Pasalnya, riwayat cedera Zlatan dalam dua tahun terakhir sudah sangat banyak. Dan kebanyakan merupakan cedera lama yang kembali kambuh.

Tapi Zlatan masih enggan memberi tanda kalau dirinya akan pensiun. Padahal usianya sudah menginjak kepala empat. Pertanyaan kapan dirinya akan pensiun mungkin sudah puluhan kali didengar oleh Zlatan. Tapi dasarnya emang kolot, Zlatan tetap ngotot untuk perpanjang kontrak di Milan.

Ada berbagai alasan mengapa ia enggan mengakhiri karirnya meski sudah berusia 41 tahun. Salah satu yang paling kontroversial, Ibra mengatakan kalau dirinya akan terus bermain sepakbola hingga pesepakbola yang dianggap lebih hebat darinya datang. Tentu jawaban ini sudah terpatahkan, karena sudah banyak pemain-pemain muda yang kualitasnya jauh di atas Zlatan.

Namun, dalam wawancaranya jelang Kualifikasi Euro 2024, jawabannya berbeda lagi. Dilansir Sporting News, ketika orang-orang bertanya kapan Zlatan akan pensiun, ia justru semakin tertantang. 

“Saya hanya ingin terus maju dan ingin menantang diri saya sendiri. Setelah memenangkan Scudetto bersama Milan, saya bisa saja berhenti, tapi itu akan terlalu mudah. ​​Juga bukan akhir yang cocok untuk saya.” Ucap mantan punggawa PSG tersebut.

Zlatan sudah memenuhi janjinya untuk mengantarkan Milan meraih scudetto. Lantas apa lagi yang dicari? Toh jika terus memberi makan egonya, performa Zlatan tak akan pernah mencapai titik maksimal seperti dulu lagi. Justru itu akan mengganggu keseimbangan klub maupun tim nasional. Jadi tak heran beberapa pihak menyarankan Ibra untuk pensiun saja.

Jadi Agen Pemain

Jika sudah mantap mengambil langkah untuk pensiun, Ibrahimovic bisa mencoba beberapa pekerjaan lain yang mungkin tidak jauh-jauh dari sepakbola. Kabarnya, sang pemain cukup berminat untuk menjadi agen pemain. Minatnya ini muncul karena ia memiliki kedekatan dengan mantan agennya, mendiang Mino Raiola.

Selepas kepergiannya pada tahun 2022 kemarin, Zlatan tergugah untuk masuk ke dunia agensi pemain. Rumor yang menyebut Ibra ingin menjadi agen dicetuskan oleh jurnalis dari Calciomercato, Daniele Longo. Menurutnya, Zlatan berminat terjun ke dunia agen pemain karena ingin memberikan penghormatan kepada mantan rekan kerjanya itu.

Tentu dengan memiliki pesona, karakteristik yang nyentrik, dan kecakapan dalam berbicara membuat Zlatan tak akan kesulitan menjadi agen pemain. Terlebih ia sudah belajar banyak dari Raiola, salah satu agen pemain terbaik di dunia.

Direktur Teknik

Selain menjadi agen pemain, sebagai rekan kerja sekaligus teman Ibra, mendiang Mino Raiola juga pernah menyampaikan kalau kliennya itu tertarik untuk menjadi direktur teknik sebuah klub sepakbola. 

Dilansir Football Italia, wacana ini bahkan mendapat dukungan dari mantan presiden AC Milan, Silvio Berlusconi. Menurutnya tak ada salahnya apabila Zlatan mau meniru jejak dari legenda sepakbola Italia, Paolo Maldini yang menjadi Direktur Teknik AC Milan pasca pensiun dari dunia sepakbola. 

Berlusconi juga paham betul cuma Zlatan yang tahu kapan dirinya akan pensiun. Tapi ia memberikan saran apabila memutuskan pensiun, Zlatan harus memanfaatkan pengetahuan sepakbolanya dengan baik. Selain jadi direktur teknik, mungkin Zlatan bisa menjadi pelatih atau pundit di salah satu stasiun TV olahraga.

Lepas dari Dunia Sepakbola

Jika sudah lelah dengan dunia sepakbola, Zlatan bisa menarik diri dan fokus pada bisnis yang sudah ia bangun. Perlu diketahui, Zlatan telah bergabung dengan Cristiano Ronaldo, David Beckham, dan beberapa pesepakbola lain yang sudah merintis berbagai macam bisnis meski masih aktif bermain. Dengan nama besar dan karakternya di lapangan, tak sulit bagi Zlatan untuk membangun branding yang apik di pasaran.

Dilansir Goal, Zlatan Ibrahimovic sudah memiliki merek pakaian olahraga untuk pria, wanita dan anak-anak bernama A-Z. Tujuan dari brand ini untuk membuat olahraga dapat diakses oleh semua orang.

Saat masih berseragam PSG, Zlatan juga sudah meluncurkan “Zlatan Ibrahimovic Parfums”. Bomber Timnas Swedia itu bekerja sama dengan Olivier Pescheux, pembuat parfum asal Paris yang namanya sudah mendunia. Dia bahkan memiliki game Android-nya sendiri, Zlatan Legends. Dengan begitu, bisa dibilang Ibra sudah mempersiapkan sumber penghasilan setelah pensiun. Jadi, tunggu apalagi?

Sumber: Goal, Eurosport, Givemesport, Football Italia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Proudly powered by WordPress | Theme: Code Blog by Crimson Themes.